06

Cerita NGK

09 Pengembangan Sensor NOx, Pemenuhan Keinginan Kuat oleh Para Insinyur

Pengembangan sensor NOx dimulai secara tidak resmi karena keyakinan bahwa NGK tidak boleh menghentikan produk sensornya. Selama proses mencoba berbagai hal, terjadi pergeseran pemikiran yang mengarah pada implementasi yang pertama kali sukses di dunia. Hal ini dimungkinkan berkat penolakan untuk menyerah, semangat kegigihan, dan keinginan kuat untuk aplikasi praktis.

Litbang Tidak Resmi Dimulai oleh Hanya Dua Insinyur

Perjalanan Libang kami dimulai dengan hanya dua insinyur.

Sensor oksigen otomotif telah dikembangkan sebagai bagian dari bisnis NGK, tetapi pada tahun 1989, perusahaan meninggalkan bidang ini karena kesempatan untuk mendirikan perusahaan patungan dengan NGK Spark Plug. Kemudian, pada tahun 1992, Departemen Sensor Divisi Produk Fungsional disusutkan menjadi Kantor Sensor dengan tujuan untuk alih teknologi dan manajemen komponen suku cadang, dengan hanya dua insinyur yang ditugaskan untuk itu.

Dari perspektif personel yang terlibat dengan sensor oksigen, keputusan itu disesalkan. NGK telah mempelajari keramik zirkonia sejak tahun 1960 dan telah memperoleh banyak pengetahuan. Apakah benar-benar baik menghentikan tradisi membuat sensor yang menggunakan teknologi keramik? "Kami tidak bisa menyerah. Kami tidak ingin menyerah." Itulah yang dirasakan kedua insinyur yang ditugaskan di Kantor Sensor sehingga mereka mulai mengembangkan sensor NOx. Secara tidak resmi. Mereka melakukan upaya ini secara diam-diam, melakukan segala hal secara tidak resmi.

Sensor oksigen

Satu Minggu Membuat Semua Perbedaan

Alasan kedua insinyur fokus pada sensor NOx adalah karena ada kesamaan teknologi antara sensor oksigen dan sensor NOx. Namun, mereka segera berhadapan dengan tembok. Pengukuran presisi tinggi lebih sulit daripada yang mereka bayangkan sebelumnya. Solusi yang akhirnya mereka capai setelah kesulitan besar membutuhkan perubahan pemikiran dari "Apa yang dikeluarkan dari ruangan?" ke "Apa yang tersisa di ruangan itu?" Mereka tiba pada prinsip dasar untuk sensor NOx praktis, sesuatu yang belum pernah dilakukan siapa pun di dunia.

Mereka mengajukan paten dasar dengan kedua nama mereka pada 21 April 1994. Ternyata setelah itu diketahui bahwa waktu pengajuan aplikasi ini cukup luar biasa. Aplikasi paten untuk penemuan yang sama diajukan satu minggu setelah aplikasi NGK oleh perusahaan di Inggris, dan tiga bulan kemudian oleh perusahaan lain di Jepang. Perbedaannya hanya satu minggu. Salah satu dari mereka berkata, "Kami hanya beruntung," tetapi itu bukan keberuntungan semata. Jika mereka tidak melanjutkan upaya R&D mereka segera setelah sensor oksigen dihentikan, mereka tidak akan pernah memiliki keberuntungan ini. Nasib bisnis sensor NOx NGK dipertaruhkan hanya dalam satu minggu.

NGK Insulators, Ltd. Prinsip dasar sensor NOx presisi tinggi

1. Di Ruang 1, semua oksigen yang ada dalam gas buangan dihilangkan terlebih dahulu.
2. Di Ruang 1, gas-gas mudah terbakar yang ada di dalam gas buangan dibakar.
3. Di Ruang1, NO2 yang ada di dalam gas buangan diganti dengan NO.
4. Di Ruang 2, NO didekomposisi oleh katalis reduksi, dan jumlah oksigen yang dihasilkan pada saat dekomposisi diukur.
Example; 2NO  N2 + O2

Pengajuan paten:
Metode konvensional (diagram kiri) adalah untuk mengukur dengan menggunakan dua ruangan independen, tetapi metode baru (diagram kanan) melibatkan pengukuran kedua ruangan sambil mengeluarkan gas buangan dari nomor 12 ke nomor 14.

Kesulitan yang Berlanjut meskipun Ada Keputusan untuk Mengomersialkan

Kami melanjutkan dengan desain rinci dan verifikasi berdasarkan konsep dasar pada tahun 1995, menciptakan lebih dari 200 sampel selama waktu ini, dan setelah upaya yang berulang-ulang, produk tersebut mendekati bentuk akhirnya.

Sementara kami terus mengevaluasi produk kami, kami mulai menawarkan sensor NOx kepada produsen mobil. Namun, respons dari setiap produsen mobil Jepang adalah, “Kami tidak membutuhkannya,” dan meskipun respons dari produsen mobil Eropa lebih baik, pada akhirnya, tidak ada yang mengadopsinya.

Pada tahun 2001, sebuah produsen mobil Eropa benar-benar mengadopsinya, dan kami mengambil kesempatan itu untuk mengomersialkan produk tersebut. Namun, kami tidak menerima pesanan skala penuh untuk itu, dan kami menunggu kesempatan lain.

Keuntungan Dicapai setelah 10 Tahun Bertahan

Bisnis sensor NOx kami secara konsisten tidak menguntungkan sejak komersialisasi pada tahun 2001 hingga tahun 2010. Pada tahun 2009, kami menyisihkan pencadangan untuk cacat kualitas, dan manajemen menjadi kesal. Namun, kami memutuskan untuk tidak mundur dari proyek karena kami sangat yakin ada masa depan untuk sensor NOx.

Kemudian, setidaknya, pada tahun 2010, ada peningkatan tajam dalam pesanan untuk sensor NOx kami. Ini karena selain diperketatnya peraturan tentang truk, pemerintah juga mulai menerapkan peraturan untuk mobil penumpang.

Sensor NOx

Sangat menyenangkan bahwa kami dapat memonopoli pasar berkat paten yang kami peroleh. Namun, paten itu berakhir pada tahun 2015, jadi kami telah mengerjakan penelitian teknologi baru dan pengembangan produk baru.

Kesediaan untuk menerima tantangan sensor NOx, yang dimulai hanya oleh dua insinyur, membuahkan hasil besar. Hal ini dimungkinkan oleh semangat insinyur yang teguh dan keyakinan manajemen yang bertahan selama masa sulit sementara perusahaan menderita defisit. Itu tidak akan terjadi tanpa keinginan besar dua insinyur yang percaya bahwa produk sensor tidak boleh dihentikan. Salah satu dari dua insinyur ini, Nobuhide Kato, meninggal pada tahun 2002 tanpa melihat hasil dari proyek sensor NOx. Kami berutang kepada Kato untuk mengembangkan bisnis sensor lebih jauh karena itu adalah kerja kerasnya untuk pengembangan bisnis, dimulai dengan waktunya di sensor oksigen, yang meninggalkan kami dengan sensor NOx.

NGK Ceramic Device Pabrik Ishikawa, tempat elemen sensor diproduksi

NGK Ceramics Polska Sp. Z. O. O., tempat sensor dirakit

Jumlah kendaraan dengan sensor NOx terpasang dan permintaan sensor keseluruhan (pada tanggal presentasi hasil keuangan TF2018)